Jumat, 13 Desember 2013

Cara Mengatasi Krisis Air Bersih

Air bersih merupakan kebutuhan esensial bagi setiap mahluk hidup. Hal ini dikarenakan air berperan dalam metabolisme setiap mahluk hidup seperti manusia, hewan dan tumbuhan. Selain itu, air bersih juga digunakan untuk kebutuhan rumah tangga seperti, memasak, mencuci, dsb. Akan tetapi, jumlah air bersih yang ada saat ini semakin menipis. Hal tersebut menyebabkan terjadinya krisis air bersih.
Krisis air bersih di Indonesia menjadi ironi karena sebagai negara yang kaya akan sumber air Indonesia harusnya Indonesia memiliki sumber air yang melimpah. Namun kenyatannya setiap tahunnya, masyarakat Indonesia mengahadapi krisis air. Pencemaran lingkungan dan berkurangnya daerah resapan air menjadi penyebab masalah krisis air bersih. Padahal tiap tahunnya kebutuhan air bersih meningkat sesuai dengan laju pertumbuhan penduduk. Tidak hanya di musim kemarau, pada musim hujan, krisis air bersih tetap menjadi masalah yang meghantui mereka. Pada saat musim hujan, genangan air yang melimpah menyebabkan sumber air menjadi terkontaminasi dan tidak dapat dikonsumsi.
Lalu apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah krisis air ? Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi krisis air :
1. Menggalakan gerakan menanam pohon
2. Menggalakan gerakan hemat air
3. Konservasi lahan
4. Pelestarian hutan dan daerah aliran sungai
5. Membangun tempat penampungan air
6. Membangun sumur resapan atau biopori 
7. Menanggulangi sumber air dari pencemaran seperti limbah pabrik, dsb.
Langkah-langkah tersebut harus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan dan terus menerus. Dan yang paling penting harus dilakukan secepat mungkin agar krisis air tidak menjadi persoalan yang menghantui warga Indonesia setiap tahunnya.


Salah satu solusi cepat yang dapat dilakukan untuk mengatasi krisis air bersih adalah menggunakan filter air. HYDRO water technology hadir untuk mengatasi masalah solusi air Anda. filter air HYDRO merupakan alat penjernih air no. 1 di Indonesia. Untuk mengatasi air kotor, keruh, berkapur, mangan, kerak, dsb. 

Air Berwarna Kuning dan Cara Mengatasinya

Air merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. Tidak hanya sebagai sumber air minum. Air juga dibutuhkan manusia untuk keperluan rumah tangga seperti mencuci, memasak, dll. Sering kali sumber air yang kita gunakan berwarna ataupun berbau. Hal tersebut mengindikasikan bahwa air yang kita gunakan merupakan air yang tidak bersih dan sehat.
Air yang tidak bersih dan sehat dapat menjadi sumber penyakit. Penyebabnya bisa karena bahan kimia yang terlarut ataupun mikroorganisme seperti bakteri yang berkembang biak. Salah satu ciri air yang tidak bersih adalah air berwarna kuning. Air yang berwarna kuning dapat dibagi menjadi dua yaitu air berwarna kuning permanen dan air berwarna kuning setelah mengendap.
Air kuning permanen biasanya terdapat di daerah bakau dan tanah gambut yang kaya akan senyawa organik. Air kuning permanen sudah berwarna kuning saat pertama keluar dari kran sampai beberapa saat kemudian didiamkan akan tetap berwarna kuning.
Sedangkan untuk air yang berwarna kuning ketika diendapkan merupakan ciri air yang mengandung zat besi. Saat keluar dari kran, air nampak jernih namun beberapa saat air akan berubah menjadi warna kuning. Hal ini disebabkan karena air yang berasal dari sumber air dalam bentuk ion Fe2+, setelah keluar dari kran Fe2+ akan teroksidasi menjadi Fe3+ yang berwarna kuning.
Untuk mengatasi masalah air tersebut, filter air menjadi solusi yang ampuh. HYDRO merupakan alat penjernih no.1 di Indonesia yang dapat mengatasi air kuning, keruh, bau kapur, besi, mangan, kerak, dsb. HYDRO menggunakan media PROFEX denga teknologi Jepang dan sudah tersertifikasi halal MUI. Dengan ukuran media yang sangat halus dan kualitas terbaik di kelasnya, membuat media PROFEX memiliki banyak pori-pori yang menyerap kotoran dan terbukti 10 x lebih tahan dibanding media lainnya.
Segera hubungi kami, untuk mendapatkan kesegaran alami air Anda :)




Jumat, 06 Desember 2013

Air Berkapur dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda mengalami pada tembok kamar mandi Anda terdapat bercak-bercak putih? Hal itu terjadi karena sumber air anda merupakan air berkapur. Air berkapur atau disebut juga dengan air sadah merupakan air yang mengandung mineral-mineral tertentu dengan kadar tinggi seperti kalsium (Ca) dan magnesium (Mg) dalam bentuk garam karbonat. 
Kerugian air berkapur selain merusak keindahan tembok kamar mandi Anda juga dapat menyebabkan pemborosan deterjen. Bila mencuci dengan air berkapur, busa yang dihasilkan hanya sedikit. Selain itu, air berkapur juga dapat merusak perabotan rumah tangga, pipa dan keran air Anda.
Untuk mengetahui apakah sumber air Anda termasuk air berkapur dapat diuji dengan melarutkannya dengan deterjen. Jika terdapat scum yang sulit dihilangkan, dapat dipastikan air tersebut merupakan air berkapur.
HYDRO water technology hadir untuk menangani masalah tersebut. HYDRO water technology merupakan alat penjernih air no.1 yang dapat mengatasi air keruh, kuning, bau, kerak, mangan, besi, kuman, dsb. HYDRO menggunakan media profex, lebih halus dengan ukuran media kurang dari 1 mm dan Grade number pore size lebih dari 1100 point sehingga lebih banyak pori-pori yang menyerap kotoran dan terbukti 10x lebih tahan dibanding media lainnya.



Selasa, 03 Desember 2013

Makanan Pencegah Dehidrasi

Dehidrasi merupakan kondisi dimana terdapat gangguan dalam keseimbangan cairan atau air dalam tubuh. Hal ini terjadi ketika kebutuhan air tidak terpenuhi. Pengeluaran cairan tubuh lebih banyak dibandingkan dengan pemasukan cairan ke dalam tubuh. Untuk mengatasi hal tersebut, terdapat berbagai makanan yang dapat dikonsumsi untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Seperti yang dikutip dari Huffing Post, beberapa jenis makanan yang dapat mencegah dehidrasi yaitu :

1. Semangka
Semangka terdiri dari 92% air. Selain itu, semangka juga mengandung vitamin C. Semangka merah mengandung lycopene yang memiliki efek antioksidan yang dapat mencegah penyakit kanker dan jantung.

2. Stroberi
Kandungan air dalam buah stroberi mencapai 91 %. Selain itu, stroberi juga mengandung vitamin C dan B yang bisa membantu pertumbuhan sel-sel baru.

3. Salad hijau
Salad hijau terdiri dari 90% air. Salad hijau juga mengandung folat, vitamin C, serat dan antioksidan betakaroten. Kandungan tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan kulit.

4. Timun
Timun mengandung 95% air. Beberapa potong timun sama manfaatnya dengan minum segelas air. Selain itu, timun juga memberikan asupan serat dan vitamin C kurang lebih 6% dari kebutuhan harian.

5. Pepaya
Pepaya terdiri dari 88% air. Pepaya sangat membantu untuk menjaga kecukupan cairan tubuh.

6. Yoghurt
Kandungan air dalam yoghurt bervariasi tergantung jenis yoghurt yang dikonsumsi. Plain yoghurt mengandung kurang kebiih 85-88% air. Yoghurt mengandung kalsium, vitamin B-12 dan probiotik.


Kamis, 21 Oktober 2010

Air Bersih Bebas Bakteri dan Zat Kimia

AIR merupakan kebutuhan pokok makhluk hidup. Bila manusia, hewan, dan
tumbuhan kekurangan air, maka akan mati. Pokoknya, pengaruh air sangat luas
bagi kehidupan, khususnya air untuk makan dan minum. Orang akan dehidrasi atau
terserang penyakit bila kekurangan cairan dalam tubuhnya.

Persoalannya, saat ini kualitas air minum di kota-kota besar di Indonesia
masih memprihatinkan. Kepadatan penduduk, tata ruang yang salah dan tingginya
eksploitasi sumber daya air sangat berpengaruh pada kualitas air.

Pendapat itu diungkapkan dua ahli air bersih dan limbah cair Arie
Herlambang dan Nusa Idaman Said dari Pusat Pengajian dan Penerapan Teknologi
Lingkungan BPPT kepada Media baru-baru ini.

Nusa Idaman Said menjelaskan pemerintah telah mengeluarkan Kepmenkes No
907/Menkes/SK/VII/2002 tentang Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum.

''Syarat air minum sesuai Permenkes itu harus bebas dari bahan-bahan
anorganik dan organik. Dengan kata lain kualitas air minum harus bebas bakteri,
zat kimia, racun, limbah berbahaya dan lain sebagainya,'' kata Arie.

Parameter kualitas air minum yang berhubungan langsung dengan kesehatan
sesuai Permenkes tersebut adalah berhubungan dengan mikrobiologi, seperti
bakteri E.Coli dan total koliform. Yang berhubungan dengan kimia organik berupa
arsenik, flourida, kromium, kadmium, nitrit, sianida dan selenium.

Sedangkan parameter yang tidak langsung berhubungan dengan kesehatan,
antara lain berupa bau, warna, jumlah zat padat terlarut (TDS), kekeruhan,
rasa, dan suhu. Untuk parameter kimiawi berupa aluminium, besi, khlorida,
mangan, pH, seng, sulfat, tembaga, sisa khlor dan amonia.

Pencemaran air di kawasan kota-kota besar di Indonesia, lanjut Arie,
sangat besar. Berdasarkan data statistik BPS (Badan Pusat Statistik) DKI
Jakarta 1998 sekitar 50% rumah tangga menggunakan air ledeng (PDAM), air tanah
dengan menggunakan pompa sebesar 42,67%, sumur gali 3,16% dan lainnya 0,63%.

''Permasalahan mulai muncul pada produk kualitas air minum. Kualitas air
sungai dan air tanah kurang memenuhi syarat. Banyak orang buang sampah, kotoran
maupun limbah ke sungai. Bahkan, ada cara lain membuang limbah berbahaya dengan
menanam di kedalaman beberapa meter,'' kata Arie.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sumber air bersih di Jakarta berasal dari
Sungai Citarum (80%), Cisadane (15%) dan sisanya Ciliwung. Sungai-sungai
tersebut melintasi berbagai pedesaan, permukiman, industri, dan transportasi
yang cukup padat. Namun, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan masih
rendah, sehingga sungai salah satu sumber daya alam rentan tercemar.

Di daerah pedesaan pun masyarakat mengalami krisis air layak untuk minum.
Penggunaan pestisida berlebihan mencemari air di persawahan yang kemudian
mengalir ke sungai dan dimanfaatkan masyarakat untuk kehidupan sehari-hari.

Tidak sedikit masyarakat desa pun mencuci dengan deterjen di pinggir
kali. Demikian juga masyarakat pesisir kesulitan mencari air tawar. Akibatnya,
mereka menggunakan air laut dengan kadar garam tinggi.

''Sementara itu, teknologi pengolahan air minum yang digunakan PDAM masih
tertinggal. Dalam mengolah air baku menjadi air layak minum teknologi yang
digunakan PDAM hanya menghilangkan bakteri E. Coli dan besi. Sedangkan
kandungan karsinogen tidak pernah dilakukan,'' ujar Arie. ( Media Indonesia )
Air anda bermasalah? solusikan air anda pada kami di www.alatpenjernihair.com

Jumat, 15 Oktober 2010

CARA MENDAPATKAN AIR MINUM SEHAT

Ada beberapa cara untuk mendapatkan air minum sehat, antara lain:

1. Merebus: Air bersih direbus sampai matang (mendidih) dan biarkan mendidih (tetap jerang air di atas kompor yang menyala, jangan matikan kompor) selama 3-5 menit untuk memastikan kuman-kuman yang ada di air tersebut telah mati;

2. Sodis (Solar Disinfection) atau pemanasan air dengan menggunakan tenaga matahari. Air bersih dimasukkan ke dalam botol bening kemudian diletakkan di atas genteng rumah selama 4-6 jam saat cuaca panas atau 6-8 jam saat cuaca berawan. Panas matahari dan sinar ultra violet akan membunuh kuman-kuman yang ada di air sehingga air menjadi layak minum;

3. Klorinasi, atau proses pemberian cairan yang mengandung klorin untuk membunuh bateri dan kuman yang ada di dalam air bersih. Salah satunya yang tersedia adalah “Air Rahmat” yang siap untuk dipakai pada tingkat rumah tangga.

Anda ingin agar air anda sehat, Kunjungi kami di www.alatpenjernihair.com

Senin, 11 Oktober 2010

CIRI AIR LAYAK MINUM

SEPERTI APAKAH AIR LAYAK MINUM

Air merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia, khususnya air minum Tetapi ketersediaan air minum yang memenuhi syarat semakin sulit dipenuhi, terlebih lagi daerah-daerah resapan air yang telah dirubah menjadi pemukiman penduduk, limbah-limbah industri yang mencemari sungai-sungai, semakin mempersulit masyarakat untuk mendapatkan air yang layak untuk di minum.


Definisi air minum
Di dalam Keputusan Menteri Kesehatan No. 907/MENKES/SK/VII/2002 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum, disebutkan bahwa air Minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung di minum.


Persyaratan air minum
Walaupun air dari sumber alam dapat diminum oleh manusia, tetapi terdapat resiko kalau air ini telah tercemar oleh bakteri (misalnya Escherichia coli) atau zat-zat berbahaya. Walaupun bakteri dapat dibunuh dengan memasak air hingga 100 °C, tetapi banyak zat berbahaya, terutama logam, tidak dapat dihilangkan dengan cara mendidihkan air.

Jadi, air yang akan digunakan untuk air minum tidak bisa sembarang air, misalnya di rumah anda, sumber air berasal dari air tanah, yang diambil dengan menggunakan jetpump, meskipun secara kasat mata tampak jernih, tetapi belum tentu memenuhi syarat, karena kondisi lingkungan disekitarnya akan sangat menentukan kualitas air tersebut. Untuk memastikan apakah air tanah yang ada di rumah anda memenuhi syarat untuk di minum atau tidak, sebaiknya anda membawa sampel air tersebut ke laboratorium pengujian seperti Sucofindo, atau lab-lab swasta lain yang banyak menjual jasa untuk pemeriksaan air, tapi cek juga, apakah lab yang akan anda gunakan sudah terakreditasi atau belum. Ini untuk menjamin akurasi hasil pemeriksaan. Jika lab-nya sudah terakreditasi, maka validitas hasil pengujian tentunya lebih terpercaya.
Syarat air minum tercantum dalam Keputusan Menteri Kesehatan No. 907/MENKES/SK/VII/2002.. Persyaratan kualitas air minum meliputi persyaratan bakteriologis, kimiawi, dan fisik. Menurut departemen kesehatan, syarat-syarat air minum adalah tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, tidak mengandung logam berat dan bakteri patogen seperti E. Coli.. Untuk lebih detil mengetahui rincian syarat air minum, anda dapat melihatnya dalam Kepmenkes tersebut.


Syarat tidak berbau, tidak berasa, tidak berwarna

Artinya jika air yang akan anda gunakan memiliki bau, rasa atau warna, berarti air tersebut telah tercemar.

Syarat tidak mengandung logam berat
Ion logam berat dapat mendenaturasi protein, disamping itu logam berat dapat bereaksi dengan gugus fungsi lainnya dalam biomolekul. Karena sebagian akan tertimbun di berbagai organ terutama saluran cerna, hati dan ginjal, maka organ-organ inilah yang terutama dirusak

Syarat tidak mengandung bakteri patogen

Bakteri patogen yang tercantum dalam Kepmenkes yaitu Escherichia colli, Clostridium perfringens, Salmonella. Bakteri patogen tersebut dapat membentuk toksin (racun) setelah periode laten yang singkat yaitu beberpa jam, dapat menyebabkan muntaber

Anda ingin mendapatkan air layak minum, segera hubungi kami di www.alatpenjernihair.com